Idol

IMG_5071

Megsmuggle present

Idol

Choi Soo Young [GG] X Cho Kyu Hyun [SJ]

“She’s just a fan girl”

“Cho Kyuhyun! Cepat!” Sooyoung menarik lengan baju Kyuhyun dengan semangat. Setelah menyerahkan tiket, Sooyoung kembali menarik Kyuhyun dan mencari tempat duduk sesuai nomornya. Sooyoung mengedarkan pandangannya dan langsung berdecak kagum.
“Hebat ya, banyak sekali yang datang, padahal ini bukan hari libur” ujar Sooyoung kagum pada Kyuhyun
“Kau senang karena banyak anak SMA yang bolos sepertimu kan?” Kyuhyun memutar bola matanya
“Setengahnya sih iya, hehe” Sooyoung menampakkan gigi putihnya “tapi aku lebih senang karena dia mempunyai banyak fans” Sooyoung mengedarkan pandangannya lagi dengan senyuman senang –atau lebih tepatnya senyuman seorang fan girl.
Merasa terabaikan, Kyuhyun mencoba menarik perhatian Sooyoung, ” Sooyoung-ah”
“Ya?” Sahut Sooyoung dengan mata yang tetap tertuju pada album idolanya
“Kau menyukainya karena apa?” Tanya Kyuhyun sambil senyum-senyum
“Siapa?” Sooyoung mengecek spidol khusus untuk CD miliknya
“Ya idolamu lah… Si Jong Woon Jong Woon itu” Kyuhyun mulai kesal
“Ohh…” Sooyoung memangku kado besar yang sengaja ia beli untuk idolanya –Kim Jong Woon “karena semuanya!” Sooyoung tersenyum senang sedangkan Kyuhyun menarik bibirnya ke bawah
“Lebih bagus suara siapa? Aku atau dia?” Kyuhyun tersenyum sombong
Sooyoung berpikir sebentar “kurasa dia. Jong Woon itu suaranya lembut tapi juga keren, manly” jawab Sooyoung polos. Kyuhyun membelalakkan matanya, oke ganti pertanyaan, batin Kyuhyun
“Kalau begitu, lebih tampan siapa?” Kyuhyun menatap Sooyoung intens
“Hmm… Sudah pasti–”
“Aku kan? Hahaha” Kyuhyun tertawa bangga
“Jong Woon lah…” Kyuhyun menolehkan kepalanya ke arah Sooyoung dengan cepat “Jong Woon itu tampan dan baby face. Tapi suaranya keren dan manly! Kalau mendengar suaranya, terkadang aku senyum-senyum sendiri… ” Kyuhyun tanpa sadar membuka mulutnya kaget, dan mulutnya baru tertutup saat Sooyoung mengangkat dagunya, menyuruhnya untuk menutup mulutnya.
Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya, tidak tidak, tidak boleh seperti ini, batin Kyuhyun. Melihat dandanan Sooyoung, Kyuhyun teringat baru kali ini mereka pergi kencan— atau hanya Kyuhyun yang menganggap begitu. Jadi Kyuhyun merasa dengan pertanyaan ini, ia akan menang.
“Hei Soo, kenapa kau berdandan hari ini? Apa karena ini pertama kalinya kita pergi kencan?”
“Ng?” Sooyoung melihat dressnya “tidak, bukan. Karena ini pertama kali aku akan melihatnya secara langsung, aku harus mempersiapkan diriku dengan baik. Jadi kupikir sedikit dandanan yang natural akan terlihat cocok denganku” Sooyoung memperhatikan pakaian dan dandanannya “tidak buruk kan?” Sooyoung menatap Kyuhyun meminta jawaban
“Tidak, kau sangat cantik, kalau aku boleh jujur” Kyuhyun tersenyum. Namun sedetik kemudian dia teringat sesuatu “kau berdandan untuk siapa? Jangan bilang un–”
“Jong Woon! Kau benar!” Kyuhyun membelalakkan matanya
“Kau berdandan untuk dia?!” Kyuhyun menggertakan giginya
“Yup. Memangnya kenapa? Seorang fans juga ingin terlihat cantik di depan idolanya kan?” Sooyoung menatap Kyuhyun heran. Kyuhyun menggeleng-geleng kan kepalanya, mencoba menahan luapan amarahnya. Oke, satu pertanyaan terakhir. Kyuhyun mencoba sabar.
“Soo, aku akan mengajukan satu pertanyaan lagi, pikirkan jawabannya baik-baik.” Sooyoung menatap Kyuhyun ingin tahu,
“Kenapa aku harus me–”
“Pikirkan saja pokoknya!” Kyuhyun menaikkan nada bicaranya satu oktaf, membuat Sooyoung kaget dan tersentak kebelakang, mencoba mengambil jarak aman dari amarah Kyuhyun –dan mungkin hujan gerimisnya.
“Oke. Aku siap.” Sooyoung mengangkat sebelah tangannya, tanda ia siap diajukan sebuah –atau dua buah pertanyaan.
Kyuhyun menarik nafas, mencoba menghirup oksigen sebanyak yang ia bisa untuk meredam amarahnya. Sejujurnya, Kyuhyun sendiri tak mengerti apa yang membuat ia begitu marah. Maksudnya, menurutnya ini hal sepele –jika mereka dulu masih bersahabat. Tapi sekarang berbeda, status mereka sudah berubah.
“Jika Jong Woon menembakmu –”
“Dia tak mungkin membunuh fansnya!” Jerit Sooyoung
“Aku serius Choi.” Kyuhyun menutup mulut Sooyoung yang sudah bersiap mengatakan pembelaan lainnya. Kyuhyun menghela nafasnya.
“Baiklah, aku benarkan pertanyaanku.” Kyuhyun menurunkan tangannya dari mulut Sooyoung “Jika Jong Woon “menembakmu“, –dalam tanda kutip, atau italic, terserah kau– apa kau akan menerimanya?” Kyuhyun bertanya datar
“Hmm… Sudah jelas aku akan men…” Sooyoung menatap Kyuhyun yang tegang, lalu tersenyum, membuat Kyuhyun menghela nafas lega,
“Menerimanya! Menurutmu aku akan membuang kesempatan itu begitu saja? Memangnya aku bodoh?” Sooyoung tertawa.
“Apa?! Kau akan menerimanya?! Lalu kita?!” Tanya Kyuhyun emosi
“Hah? Kita? Memangnya ada apa dengan kita? Kita kan bersahabat? Benar kan?” Sooyoung menyerbu dengan pertanyaan yang bersifat memastikan.
“Kau lupa? Kita kan sudah resmi pacaran, sejak seminggu yang lalu! Tepat seminggu yang lalu!” Kyuhyun memandang Sooyoung terluka. Sooyoung mengerjap-ngerjapkan matanya, mencoba mengingat.
“Ahh… Kau benar” Sooyoung menepuk tangannya. Kyuhyun menatap Sooyoung sedih. Semudah itukah kau melupakannya Soo?
Sooyoung tiba-tiba tertawa “Ahaha, tentu saja tidak Kyu” ujar Sooyoung seperti mengerti jalan pikiran Kyuhyun “tentu saja aku akan memilih kau, bukankah itu sudah jelas?” Lanjutnya kemudian memeluk Kyuhyun erat, dan hangat.
“Ah, dia keluar! Ikut teriak bersamaku Kyu! Teriakan “saranghaeyo Kim Jong Woon!” Mendengar itu, Kyuhyun kembali kesal, akhirnya ia duduk kembali dan melipat tangannya.
Sooyoung terkikik “Saranghaeyo Cho Kyuhyun!” Bisiknya di telinga Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum senang dan berdiri tiba-tiba lalu berteriak kencang, di antara teriakan-teriakan para Cloud
SARANGHAEYO CHOI SOOYOUNG!” sedetik kemudian, para Cloud menolehkan kepalanya ke arah Kyuhyun –dan otomatis ke arah Sooyoung yang sedang menutup mulut Kyuhyun dengan rona merah diwajahnya. Bahkan Jong Woon pun ikut menoleh ke arah mereka. Jelas saja, tempat duduk mereka hanya berjarak sekitar 10 meter dari panggung, dan karena Kyuhyun berteriak sangat kencang –atau mungkin karena suaranya yang jelas bukan suara seorang perempuan– Jong Woon pun ikut menoleh.
Sooyoung menunduk memohon maaf sambil mendorong kepala Kyuhyun untuk ikut meminta maaf. Dan tiba-tiba, suara Jong Woon menginterupsi,
“Choi Sooyoung? Yang bernama Choi Sooyoung, silakan kedepan” Sooyoung mengangkat kepalanya kaget dan melihat Jong Woon tersenyum lembut padanya.
“Pergilah Choi,” Kyuhyun mendorong Sooyoung “tapi ingat, hanya tanda tangan –atau jabat tangan saja. Tidak ada pelukan, apalagi ciuman” Kyuhyun mengancam
“Aku tidak berjanji, Cho.”
Dan Kyuhyun kembali duduk sambil melipat tangannya kesal, menatap tajam Sooyoung yang sedang berpelukan dengan Jong Woon.

Fin.

Yang fansnya Yesung angkat kakinyaaaaaa!!! *angkat kaki*
Absurd banget sumpah! Maklumin yap, ff pertama aku, hehe.
Ini ceritanya lagi fangirling-an banget sama Yesung aka. Kim Jong Woon –bukan Kim Jong Un yaa 😁
Yang setuju sama pendapat Sooyoung aka. pendapat aku siapaa??? Haha 😂
Udah ah, Read, Comment, Like yes, demi kelangsungan otakku 😘😘
Bye!

Advertisements

10 thoughts on “Idol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s