Too Much

qpbALeyxtL

Too Much

by Blowpie

[GG] Sooyoung and [SJ] Kyuhyun

“People who love to eat are always the best people.”

-Julia Child-

 “Jadi, Kau mau menjadi pacarku?”

Kyuhyun, yang baru saja menghempaskan bokongnya ke kursi nyaman dengan busa tebal, langsung membelalakkan matanya. Mengorek telinganya dengan jari kelingking, kemudian menatap cewek di depannya.

“Aku… Apa?”

Sooyoung yang sedang melahap sepiring pasta spaghetti bersaus tomat—hmm… Kesukaannya!—mengulangi pernyataannya (iya, pernyataan) dengan nada cuek. “Iya, kau, mau menjadi pacarku ‘kan?”

Wow…. Kyuhyun tanpa sadar terpana dengan kepercayaan diri cewek di depannya yang setinggi langit di atas langit. Dia kenal cewek ini. Choi Sooyoung dari kelas sebelah. Dia tomboi dan selalu bersama si Pendek Berambut Pirang yang suaranya cempreng minta ampun. Tapi hanya sebatas itu dia mengenalnya. Oh, paling info tak bermutu yang mengatakan kalau si Tomboi di depannya ini menyukai Pangeran Sekolah yang tampan luar biasa. Iya, dia.

“Begini,” Sooyoung mendorong piring spaghettinya ke tengah. Meneguk milkshake vanilla yang selalu menjadi favoritnya, kemudian mengambil piring selanjutnya. Lasagna tampak pasrah untuk di santap.
“Kau ‘kan seorang Pangeran Sekolah, kau pasti membutuhkan wanita sempurna yang akan mendampingimu kemanapun kau pergi. Terutama, wisuda sekolah—eh, tapi kita sama-sama di wisuda, ya, nanti…? Oke lupakan wisuda. Intinya kau membutuhkan wanita terbaik untuk menjadi pangeran sempurna.”
Kyuhyun sudah mengernyit dari kalimat pertama, dan ia menambah kerutan di dahinya saat cewek di depannya meneruskan dengan rusuh.

Saat Sooyoung sedang ribut menyeruput milkshakenya dengan sedotan—percaya deh, suaranya benar-benar menyebalkan!—Kyuhyun buru-buru memastikan.
“Jadi… Wanita terbaik itu….”

“Aku! Ahaha, kau benar sekali. Ternyata kita satu hati. Ah, apa mungkin kita berjodoh?” Sooyoung menyambung, ditambah ekspresi muka yang, uh, Kyuhyun rasa terlalu berlebihan.
Kyuhyun mengangkat alisnya, “Kenapa kau bisa berpikir wanita terbaik itu kau?”

Sooyoung tertawa keras, menjelaskan bahwa hal yang ditanyakan cowok di depannya adalah sesuatu yang sudah pasti jawabannya seperti satu ditambah satu yang hasilnya dua. Pasti.”Kau serius tidak tau?” Kyuhyun menggeleng. “Tidak pernah dengar?” Kyuhyun kembali menggeleng, ragu.

“Ekhem.” Sooyoung menyeruput milkshakenya lagi. “Karena—serius, si Jenius belum pernah dengar!” Terpotong tawa tertahannya, “—ada kata-kata seperti ini, Pangeran. ‘People who love to eat are always the best people‘. Jadi, aku yang rajanya—atau ratu? Sama saja—makan, sudah pasti mencintai makan. Dan itu berarti, aku adalah wanita terbaik yang hanya ada satu tahun sekali.” Sooyoung mengakhiri kalimatnya dengan senyum kemenangan. Dia mengambil lagi gelas milkshake yang—oh, tinggal tersisa busa. Sayang sekali…. Setelah menggeleng prihatin, dia menaruh gelas minumannya kembali.

Tatapannya sekarang fokus pada cowok di depannya.
“Jadi, yah… Aku tahu sulit sekali menemukan wanita terbaik yang bisa mendampingimu. Karena itu, aku yang terbaik ini akan menerimamu. Sepenuh hati atau tidaknya, tergantung sikapmu nanti.”
Kyuhyun hanya bisa ternganga.

Fin.

.

.

.

A/N: Setelah lima bulan aku ga nge-post apapun, dengan kata lain kena writer’s block (HA, ngga deng), gara-gara keyboard laptop aku rusak dan belum dibenerin sampe sekarang :”

ceritanya ga jelas, emang, di post biar ga sepi aja WAHAHA. Jadi maklumin aja, key?

 

p.s: aku ganti uname jadi blowpie! :>

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s